Skip to main content

Posts

Showing posts from August 23, 2020

BUDIDAYA DISCUS BAGIAN 5

Jenis Pakan Discus Pakan discus sangat bervariasi, bisa berupa pakan hidup di antaranya artemia, daphnia, jentik nyamuk, cacing sutera, dan blood worm ada juga pakan beku seperti cacing sutera beku, blood worm, dan telur udang. Bisa juga diberikan pakan buatan berupa burger discus. 1. Artemia Artemia merupakan jenis udang renik, artemia merupakan pakan untuk burayak umur 5 hari ke atas pakan ini juga mengandung karoten yang berguna untuk meningkatkan warna merah pada burayak terutama matanya. 2. Daphnia Pakan jenis ini bisa diberikan kepada burayak discus sampai usia satu bulan. Penggunaanya harus dilakukan dengan hati-hati karena jenis pakan ini sering membawa bibit penyakit, terutama penyakit insang. 3. Jentik nyamuk Pemberian pakan jentik nyamuk pada discus berguna untuk meningkatkan kesuburannya karena kandungan protein yang tinggi. 4. Cacing sutera Keuntungan pemberian pakan cacing sutera di antaranya mudah didapat, murah

Budidaya Discus Bagian 4

Persiapan Kawin Silang Ikan Discus Sebelum melakukan budidaya ada beberapa hal yang mesti dipersiapkan diantaranya. 1. Akuarium Ukuran akuarium untuk pemijahan berukuran sekitar panjang 50 cm, lebar 50 cm, dan tinggi 40 cm. Dengan ketinggian air sekitar 35 cm, sedangkan ketebalan kaca 5 mm. Letakan akuarium ditempat terang atau tidak terkena matahari langsung, suhu air ideal sekitar 28-30 c, lalu ketinggian akuarium dari lantai 75 cm agar discus tidak kaget saat melihat kaki. Discus lebih tenang saat melihat wajah atau sang pemilik, kondisi ini bisa membuat discus nyaman bertelur tanpa ada gangguan. 2. Menyiapkan air untuk pemijahan Air yang digunakan untuk pemijahan adalah air yang sudah diolah dan diinapkan satu hari satu malam, jika menggunakan air PAM atau air tanah maka dilakukan oksidasi. Air diberi aerasi selama 6-24 jam setelah diinapkan dan di aerasi, pH air akan naik sebesar 0.5 - 1.5. Gunakan filter berisi karbon aktif untuk menyerap zat ber