Skip to main content

Budidaya Discus Bagian 6

Penyakit Ikan Discus dan Pengobatanya

Penyakit yang menyerang ikan discus dapat dibedakan menjadi 2 bagian yaitu penyakit parasiter dan penyakit non parasiter.

A. Penyakit parasiter

Penyakit ini disebabkan oleh parasit berupa protozoa, jamur, bakteri patogen, cacing renik dan virus. Dapat menyerang ikan pada bagian tubuh, insang, mata, sirip dan insang.

1. Gill worm (penyakit insang)


Penyakit yang kehadiranya susah dideteksi terutama pada discus remaja, dewasa, dan indukan. Disebabkan oleh cacing renik seperti gyrodactylus dan dactylogyrus atau protozoa seperti trichodina dan chilodonelia.

Penyakit ini dapat diamati pada aktifitas pernapasan ikan yaitu gerakan menutup insang dan mulut ikan, untuk discus yang sehat gerakan menutup insang dan mulut bergerak dengan teratur.

Pengobatan penyakit insang bisa menggunakan garam dapur(NaCi) dengan dosis 500g/100 liter air lalu biarkan selama 4-5 jam berikan aerasi yang kuat. Buang air setelah digunakan ulang sampai 3 kali setiap 3 hari sekali untuk membunuh telur parasit yang belum menetas.

2. NDD (new discus disease)


NDD juga dikenal dengan discus plague atau discus velvet. Penyakit yang disebabkan oleh komplikasi bakteri golongan gram positif dan negatif berbentuk kokus. Protozoa dari genus dinoflagellata dan virus. Menyerang dengan cara menembus lendir pertahanan tubuh ikan dan mengambil sari makanan dari sel-sel kulit yang rusak serta cairan tubuh.

Penyebab NDD dipengaruhi oleh faktor air, suhu, kebersihan lingkungan, pakan, dan pembawa penyakit. Gejala discus terkena NDD dapat dilihat dari perubahan warna menjadi kehitaman, sirip punggung, bawah perut, dan ekor menguncup.

Lalu terdapat selaput lendir seperti kabut putih dengan ukuran diameter 1-2 cm, pengobatan NDD dapat ditangani dengan diberi pK dengan dosis 0.6 g/100 liter air. Larutkan PK kedalam wadah terlebih dahulu sebelum dituangkan ke akuarium.

Setelah PK larut baru dituangkan ke akuarium berisi discus sakit. Lakukan selama 60-90 menit dengan diberi aerasi kuat, perhatikan terus discus karena pengobatan PK sangat beresiko. Jika dalam pengobatan discus mulai bernapas dengan cepat dan mulut menengadah segera kuras air sampai bersih ganti dengan air baru tanpa larutan PK.

3. White spot (bintik putih)


White spot disebabkan oleh protozoa ichthyopthirius multifiliis akibat suhu air terlalu dingin, kualitas air buruk, terlambat mengganti air. Ikan terkena white spot terdapat bintik-bintik putih ditubuhnya.

Penanganan penyakit ini dapat dilakukan dengan cara mengganti air secara total setiap hari dan menaikan suhu air sampai 38 celcius dengan heater atau dapat juga diberikan obat white spot.

4. Pop eye (mata bengkak)


Disebabkan oleh bakteri cocci yang menyebabkan mata discus lebih besar dari ukuran normal. Pengendalian bisa dilakukan pemberian obat antibiotik bersifat anti virus seperti chlorampenicol dengan dosis 1.5-2 g/100 liter air selama 5 hari.

5. Cloudy eye (mata berkabut)


Penyakit mata yang disebabkan oleh bakteri cocci menyerang bagian retina. Discus yang terkena penyakit ini pada bagian mata terdapat selaput putih jika dibiarkan akan menyebabkan kebutaan pada mata ikan.

Berikan obat berupa kombinasi dari chlorampenicol dengan dosis 1.5 g/ 100 liter air dengan acriflavine dengan dosis 0.3 g/ 100 liter air selama 5-7 hari.

6. Fin root (sirip hancur)


Akibat terkena bakteri kokus dapat menyebabkan sirip menjadi rusak bahkan bisa menyerang discus lainya yang berada dalam satu akuarium.

Obat yang dapat diberikan berupa chlorampenicol dosis 1.5 g/ 100 liter air selama 3-5 hari.

7. Columnaris disease


Penyakit yang berbahaya dari NDD disebabkan oleh bakteri columnaris dengan gejala ikan berupa bercak putih agak menonjol ditubuh dan sirip. Lalu bercak akan membengkak. Penting untuk menjaga kualitas air agar selalu bersih.

Berikan obat kombinasi berupa chlorampenicol dosis 2 g/ 100 liter air dengan acriflavine dosis 0.3 g/ 100 liter air selama 3-5 hari.

B. Penyakit nonparasiter

Penyakit nonparasiter merupakan penyakit discus yang bukan disebabkan oleh penyakit.

1. Iritasi air

Pergantian air secara mendadak menjadi penyebab discus mengalami iritasi air. Sebaiknya pergantian air diganti sampai 50% agar hal ini tidak terjadi. Discus mengalami iritasi air mempunyai beberapa ciri yaitu rusaknya ujung sirip dan ekor.

2. pH shock

Dapat terjadi karena perubahan pH secara mendadak, discus yang terkena pH shock akan mengalami ketidak seimbangan saat berenang dan ikan melompat-lompat.

3. Kekurangan oksigen

Selain aerasi kurang sesuai penyebab lainya adalah akibat populasi ikan diakuarium terlalu padat.

4. Pemberian pakan

Pemberian pakan secara berlebihan bisa menimbulkan masalah terutama permasalahan dalam pencernaan. Perut discus akan membengkak dan sulit buang kotoran, untuk mengatasi masalah ini suhu air dinaikan sampai 33 celcius agar metabolisme dalam pencernaan discus terpvroses sehingga perut dapat mengecil.

Sekian pembahasan mengenai budidaya ikan discus semoga bermanfaat.

PEMESANAN PUPUK ORGANIK CAIR BISA MELALUI NO HP

- 089530499948

PEMBELIAN BISA LEWAT COD / TOKO ONLINE, GRATIS ONGKIR KE SELURUH INDONESIA

TERSEDIA JUGA DI :

TOKOPEDIA KLIK TULISAN BIRU: 

https://tokopedia.link/dFDXs4kymwb

SHOPEE KLIK TULISAN BIRU: 

https://shp.ee/82c6jve



Comments

Popular posts from this blog

JENIS TANAMAN ROTALA

JENIS TANAMAN ROTALA Rotala rotundifolia pink (ceylon) Info tanaman Keluarga: Lythraceae Genus: Rotala Wilayah: Asia Kebutuhan Cahaya: Sedang - tinggi Tingkat Pertumbuhan: Cepat Kesulitan: Mudah Lokasi: Midground - latar belakang Rotala rotundifolia pink adalah tanaman akuarium klasik, rotundifolia adalah tanaman merah yang mudah tumbuh di akuarium. Meskipun akan tumbuh dalam cahaya sedang, tanaman ini benar-benar membutuhkan cahaya tinggi untuk menunjukkan warna aslinya. Rotala rotundifolia green Info tanaman Jenis: Batang Asal: Asia Tingkat pertumbuhan: Tinggi Tinggi: 20 - 30+ cm Cahaya: Sedang CO2: Sedang Rotala sp asiatik hijau sangat mirip dengan Rotala rotundifolia, tetapi daunnya tetap hijau segar dan cerah, bahkan dengan cahaya intensif. Panjang batang mencapai 40-50 cm dan lebar 2-3 cm. Tanaman ini membentuk banyak tunas samping dan memperoleh pertumbuhan yang indah, lebat. Tanaman harus sering dipangkas untuk me

PENYEBAB MUNCULNYA ALGA AQUASCAPE

PENYEBAB MUNCULNYA ALGA AQUASCAPE Black Beard Alga (BBA) Black Beard Alga termasuk kelompok alga merah seperti halnya alga staghorn. BBA mempunyai variasi warna dari hijau tua, abu-abu dan hitam pekat. BBA akan menempel di peralatan aquascape, daun tanaman, bahkan bisa menempel di substrat. Penyebab Munculnya BBA akan muncul di akurium jika banyaknya kotoran di filter dan substrat. Bersihkan secara berkala setiap minggu dengan menguras air 50%. CO2 juga sangat berpengaruh terhadap munculnya alga BBA. Jika kekurangan CO2 alga ini akan mengambil karbon yang dibutuhkan.  Dan alga ini dapat memisahkan karbon dari ion hydrogen karbonat, lalu menghasilkan ion hidroksida yang dapat meningkatkan pH di dalam air. Dari situlah alga BBA bisa lebih susah dibersihkan dan tidak menarik bagi fauna pemakan alga untuk memakanya. Brown Algae (Diatoms) Brown alga sering muncul di tangki yang baru di buat sekitar umur satu hingga tiga minggu. Alga ini sering juga menempel di s

17 TANAMAN ANUBIAS

TANAMAN ANUBIAS Anubias afzelii (congensis) Anubias afzelii Nama ilmiah: Anubias afzelii Keluarga: Araceae Ukuran : 15 - 30 cm Kisaran pH : 6 - 8 Suhu : 23 - 27 ° C Reproduksi tanaman: Rimpang Asal (di alam liar): Afrika tanaman tumbuh: Lambat pencahayaan: Sedang Anubias afzelii tidak terlalu rewel tentang persyaratan pencahayaan. Seperti beberapa tanaman Anubias lainnya, spesies ini cukup di bawah pencahayaan yang terang, namun juga akan tumbuh sama cepatnya di bawah pencahayaan redup. Pencahayaan yang terlalu terang dapat menyebabkan tanaman ini ditumbuhi alga. Anubias gigantean Kisaran pH: 6.5 - 7.2 Kisaran suhu: 22-28 C Perbanyakan: Stek rimpang. Habitat: Afrika Cahaya : rendah - sedang Anubias terlihat bagus di akuarium tetapi tumbuh jauh lebih lambat di bawah air. Cara tercepat untuk mendorong pertumbuhan mereka adalah dengan menaikkan daunnya di atas permukaan air Anda. Anubias akan berakar di kayu atau bat

17 JENIS LUDWIGIA

17 JENIS LUDWIGIA LUDWIGIA INCLINATA VAR VERTICILLATA 'ARAGUAIA' Kebutuhan Cahaya: Tinggi CO2 : Sangat dibutuhkan Struktur Tanaman: Batang Keluarga: Onagraceae Genus: Ludwigia Wilayah: Amerika Selatan Lokasi: Rio Araguaia, Brasil Ukuran: lebar batang 10 cm Tingkat Pertumbuhan: Cepat Ludwigia inclinata var. verticillata 'Araguaia' adalah varietas lokal dari L. inclinata yang berdaun murni dari Rio Araguaia di Brasil timur. Itu menyerupai L. inclinata var verticillata 'Kuba'. Ini berbeda dengan daunnya yang lebih sempit dan kecenderungan yang lebih rendah untuk membentuk tunas lateral. LUDWIGIA INCLINATA VAR. VERTICILLATA 'CUBA' Kebutuhan Cahaya: Tinggi CO2 : Sangat dibutuhkan Struktur Tanaman: Batang Keluarga: Onagraceae Genus: Ludwigia Wilayah: Amerika Tengah / Selatan Lokasi: Kuba Ukuran: Lebar batang individu: 10-15 cm Tingkat Pertumbuhan: Cepat Ludwigia inclinata var. verticillata '

Membasmi Hama Planaria Aquascape

Membasmi Hama Planaria Aquascape Cacing Planaria Planaria termasuk cacing pipih atau turbellaria. Spesies planaria terdiri dari berbagai jenis dengan karakteristik berbeda. Cacing planaria terdapat di air tawar dan air asin, sebagai hewan predator itu kenapa cacing planaria dianggap hama diakuarium. Tidak semua cacing planaria berbahaya bagi penghuni akurium seperti ikan, udang, siput karena cacing planaria di akuarium hanya memakan microorganisme dan sisa pakan ikan yang tidak habis. Mengapa cacing planaria bisa menjadi berbahaya   Dalam jumlah cacing planaria yang tak terkontrol, bisa menimbulkan masalah bagi hewan invertebrata seperti udang dan siput bisa berdampak juga bagi ikan. Dalam masalah ini ukuran mangsa sangat mempengaruhi. Cacing planaria akan memangsa anakan ikan dan telur ikan. Dapat juga memangsa udang yang baru mengganti kulit. Mengenal lebih dekat cacing planaria   Sebagai hama paling umum di akuarium, cacing planaria termasuk dalam ordo Tricl

TANAMAN KARPET AQUASCAPE/BAGIAN FOREGROUND

TANAMAN AQUASCAPE FOREGROUND Tanaman karpet biasa ditanam dibagian depan aquascape untuk menciptakan hamparan rumput, setiap tanaman juga memiliki cara perawatan yang berbeda tergantung jenis tanamanya diantaranya. Glossotigma elatinoides Glossotigma elatinoides Nama Spesies: Glossostigma elatinoides Sinonim: Glossostigma elatinoides Lokasi: Australia Genus: Glossostigma Keluarga: Phrymaceae Negara: Kosmopolitan Tingkat Pertumbuhan: Cepat Pencahayaan: Tinggi Toleransi pH: 5.0-7.0 Tipe Tanaman: Batang Glossostigma elatinoides, adalah tanaman air tawar asli Australia, Selandia Baru, India, dan Afrika Timur. Ini adalah tanaman cleistogami, yang merupakan jenis tanaman penyerbukan sendiri yang dapat diperbanyak dengan menggunakan bunga yang tidak membuka. Ketika pertumbuhan terendam, daunnya memiliki panjang antara 0,5-2,5 inci dan menghasilkan bunga penyerbukan sendiri yang tertutup. Hemianthus callitrichoides cuba Hemianthus callitrichoides cuba Nama Spesies: Hemianthus

Jenis Bucephalandra

Jenis Bucephalandra Bucephalandra Brown Nama Umum: Bucephalandra Brownie Brown  Nama Keluarga: Araceae  Asal : Kalimantan, Indonesia  Ukuran Daun: 1-2 cm  Perawatan: Mudah  Cahaya: Rendah ke Sedang  Co2: Tidak perlu  Perbanyakan: Pemotongan rimpang Buce Brownie Brown adalah tanaman yang mudah dalam perawatanya. Tanaman ini tumbuh sangat lambat, dengan daun baru tumbuh dari rimpang. Perbanyakan dengan memotong rimpang dan mengikatkanya pada kayu dan batu menggunakan lem atau benang. Bucephalandra Mini Coin Nama Umum: Bucephalandra Mini Coin Nama Keluarga: Araceae  Asal : Kalimantan, Indonesia  Ukuran Daun: 1cm  Perawatan: Mudah  Cahaya: Rendah ke Sedang  Co2: Tidak perlu  Perbanyakan: Pemotongan rimpang Seperti kebanyakan spesies Buchepalandra yang lain. Tidak ada perawatan yang khusus untuk menumbuhkan Buche Mini Coin. Hanya penambahan pupuk cair sangat di anjurkan karna tanaman ini tidak mengambil nutrisi dari substrat namun men

JENIS TANAMAN HYGROPHILA / STEM PLANT

13 JENIS TANAMAN HYGROPHILA / STEM PLANT Tanaman Hygrophila adalah tanaman berbunga dari keluarga achantus, acanthaceae yang berjumlah 80 sampai 100 spesies diantaranya tanaman air, yang sudah di perdagangkan di seluruh dunia. HYGROPHILA POLYSPERMA 'SUNSET' Kebutuhan Cahaya: Sedang Struktur Tanaman: Batang Keluarga: Acanthaceae Genus: Hygrophila Wilayah: Cultivar Lokasi: Cultivar Ukuran: Lebar batang: 6-10 cm Tingkat Pertumbuhan: Cepat Hydrophila polysperma "Sunset", di Eropa dijual dengan nama "Rosanervig". Tanaman berwarna merah yang sederhana ini sangat menarik. Tumbuh di hampir semua kondisi. Temperatur antara 18 dan 28 ° C, nilai pH dalam kisaran 5 hingga 8 dan kesadahan air dari lunak ke keras dapat ditoleransi dengan sangat baik, yang menunjukkan bagaimana tanaman ini dapat beradaptasi. Namun, tidak memerlukan banyak cahaya dan CO2, jika dilengkapi dengan faktor-faktor ini warnanya yang kemerahan semakin intensi

Jenis Hydrocotyle Aquascape

Hydrocotyle Hydrocotyle, sering juga disebut pennywort air,pennywort India, pennywort rawa, pennywort berdaun tebal adalah genus tanaman semi atau semi-akuatik yang sebelumnya diklasifikasikan dalam keluarga Apiaceae, sekarang di keluarga Araliaceae. Hydrocotyle vulgaris Info tanaman Nama Umum: pennywort Keluarga: Araliaceae Wilayah : Eropa Cahaya :Sedang Tinggi: 3 – 10+ cm Perawatan: Rendah Hydrocotyle vulgaris, atau pennywort air, tersebar luas di Eropa dan juga ditemukan di Afrika Utara, di Kaukasia dan Iran. Di Jerman Hydrocotyle asli. Ini membentuk populasi yang luas di tepi danau dan tepi kolam dan terutama tumbuh di lokasi yang kurang nutrisi dan kapur, berawa atau berpasir, yang mungkin cukup kering. Pennywort juga meluas ke air dangkal, di mana daunnya terkadang mengapung di permukaan air. Hydrocotyle verticillata Info tanaman Jenis: Batang Asal: Amerika Selatan Tingkat pertumbuhan: Sedang Tinggi: 3 – 10+ cm Cahaya: Ting

MOSS AQUASCAPE

MOSS AQUASCAPE Chladophora aegagropila (Moss ball) Cladophora Aegagropila adalah bukan benar-benar tanaman, tetapi bola ganggang dengan ukuran 3-10 cm. Biasanya ditemukan di danau dangkal di mana gerakan ombak membentuknya menjadi bola. Dalam akuarium lumut harus diputar secara teratur untuk menjaga bentuknya. Asal: Cosmopolitain Cahaya: Rendah Jenis: Lumut Tinggi: 3-10 cm Tingkat Pertumbuhan: Lambat Tingkat Perawatan: Mudah Fissiden fontanus Fissidens adalah lumut dengan warna hijau tua yang rapat berasal dari Amerika Utara. Tumbuh relatif lambat dan membutuhkan lebih banyak cahaya dari pada lumut lainnya. Cocok untuk mengikat akar dan batu baik secara vertikal maupun horizontal di akuarium. Jenis: Lumut Asal: Kosmopolitan Tingkat pertumbuhan: Lambat Tinggi: 3 - 5+ cm Cahaya: Sedang CO2: Sedang Monosolenium tenerum (Pellia endiiviifolia, pellia, atau pelia) Monosolenium tenerum adalah lumut hati yang menarik, setinggi 2-5